Repatriation Flight di Indonesia

Wabah COVID-19 belakangan ini semakin parah. Lebih dari satu juta kasus aktif diseluruh dunia. Angkat kematian mencapai puluhan ribu dan meningkat setiap hari. Indonesia terutama memiliki sekitar 2000 kasus aktif dan kematian mencapai 250 jiwa, hal ini sangat mengkhawatirkan pemerintah dan masyarakat Indonesia. Maka dari itu pemerintah menerapkan "Social Distancing" untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia. Hal ini berdampak sangat besar di semua aspek, terutama aspek transportasi. Semua moda transportasi mengalami penurunan jumlah penumpang karena orang-orang pada takut untuk pergi berlibur. Penerbangan banyak yang cancel dan merumahkan sebagian Pilotnya, Pelayaran membatalkan voyage nya dan memulangkan para ABK, dan Transportasi Darat yang frekuensi penumpang nya semakin sepi.

Pariwisata merasakan dampak dari social distancing ini. Daerah wisata yang dulunya ramai sekarang menjadi sepi. Klub, Bar, Pantai, Cafe, dll juga sepi pelanggan. Turis mancanegara banyak yang terdampar karena social distancing. Turis pun menunggu kepastian dari pihak kedutaan negara mereka masing-masing kapan mereka akan pulang ke negara asal. Warga Negara Indonesia yang diluar negeri pun juga ingin segera pulang ke Tanah Air. Para ABK asal Indonesia yang sedang tengah berlayar harus pulang ke Tanah Air untuk mencegah penyebaran COVID-19. Disinilah pernah transportasi udara sangat penting untuk mendukung logistik dan pemulangan para warga negara yang dikenal dengan "Repatriation Flight".



Pemerintah Indonesia membuka jalur penerbangan bagi maskapai maskapai yang ingin membawa pulang warga negara nya tersebut dan memulangkan WNI yang sedang bertugas di luar negeri. Jakarta dan Bali menjadi gerbang utama dalam Repatriation Flight ini. Bali memiliki frekuensi Repatriation Flight yang lebih banyak karena banyak sekali turis asal Eropa, Asia dan Amerika yang terdampar di Bali. Pemerintah negara lain dan Pemerintah indonesia telah meluncurkan Repatriation Flight dari dan ke Indonesia.

Banyak maskapai yang mengadakan Repatriation Flight dari dan ke Indonesia, berikut list nya :

1. LOT Polish Airlines

LOT Polish Airlines melayani dua Repatriation Flight ke Indonesia. Pesawat pertama landing pada tanggal 23 Maret 2020 untuk menjemput sekitar 294 turis yang terdampar di Bali. Pesawat pertama mengangkut turis asal Polandia dan takeoff keesokan harinya. Tanggal 26  Maret 2020, Penerbangan kedua mengangkut turis asal Lithuania dan sebagian turis dari Jerman dari Bali. Semua Penerbangan berjalan dengan lancar dan LOT menghentikan sementara charter flight ke Denpasar. LOT Polish Airlines menggunakan Boeing 787-9.



2. LATAM Airlines Brasil

LATAM Airlines Brasil mengoperasikan rute penerbangan yang sangat langka ke daerah Asia Tenggara. Bali menjadi destinasi maskapai itu untuk membawa pulang 183 WNI yang bekerja sebagai ABK di kapal MSC Seaview. Pesawat mendarat pada tanggal 29 Maret 2020 dengan transit di Johannesburg. Pesawat berangkat pada tanggal 31 Maret 2020 dari Denpasar menuju Brazil membawa beberapa turis asal Brazil yang ada di Denpasar. Penerbangan ini berlangsung dengan lancar walau ada 1 WNI yang dikarantina saat sampai di Denpasar. LATAM menggunakan Airbus A350-900 beregistrasi PR-XTI.



3. Neos Airlines

Neos Airlines, maskapai Asal Italia melakukan Repatriation Flight untuk menjemput WN Italia yang sedang berlibur di Bali. Penerbangan NO-0771 dengan rute MXP-DPS tiba pada tanggal 6 April 2020. Neos menggunakan Boeing 787-8 untuk penerbangan ini. Tanggal 7 April penerbangan NO-0771 dengan rute DPS-MXP mengalami masalah saat refueling. Dengan penanganan yang cepat pesawat yang mengangkut 63 WN Italia itu takeoff jam 14.57 menuju Milan, Italia.



4. Air Europa

Air Europa melakukan Repatriation Flight menggunakan Boeing 787-9. Penerbangan dengan kode AEA6422 tiba di Indonesia pada tanggal 2 April pagi. Pesawat mengangkut 274 Pekerja Migran Indonesia yang berasal dari Miami. Mereka telah melakukan test Corona di Indonesia dan hasilnya Negatif, sehingga mereka boleh pulang ke rumah masing-masing. Rute penerbangan nya adalah DPS-MAD.



5. Condor

Condor, maskapai penerbangan asal Jerman telah melayani banyak Repatriation Flight. Dari Karibia hingga Australia. Mereka menggunakan Bandara Phuket untuk base operation daerah Asia-Pasifik. Salah satu destinasi mereka yaitu Indonesia. Condor melayani repatriation flight ke Jakarta dan Denpasar. Condor melayani satu penerbangan ke Jakarta dan tiga penerbangan ke Denpasar. Penerbangan dengan kode penerbangan DE8711 dilayani selama 3 hari, dari tanggal 28 Maret sampai 30 Maret. Rute nya yaitu DPS-HKT-FRA. Masing-masing pesawat mengangkut 250 penumpang baik itu WN Jerman atau selain WN Jerman. Penerbangan ini dilayani dengan Boeing 767-300ER. Maskapai ini merupakan maskapai yang paling sibuk melayani Repatriation Flight.




6. Austrian Airlines

Austrian Airlines melayani Repatriation Flight ke Denpasar pada tanggal 28 Maret 2020. Penerbangan berkode OS1457 dengan rute penerbangan VIE-DPS ini mempunyai tujuan untuk menjemput turis dari Austria dan dari berbagai negara Eropa. 



7. Qatar Airways

Qatar Airways merupakan salah satu maskapai asal timur tengah yang masih aktif melayani penerbangan walaupun di tengah wabah COVID-19 ini. Qatar Airways melayani Extra Flight ke berbagai negara untuk menjemput berbagai warga negara yang masih terdampar. Di Indonesia, Qatar Airways melayani penerbangan ke Denpasar dan Jakarta. Qatar Airways mengangkut ABK dari berbagai negara terutama Amerika Serikat. Qatar Airways melayani 2 penerbangan dalam sehari yaitu QR 962 dan QR 960 . Penerbangan ini dilayani dengan Boeing 777-300ER dan Boeing 787-8.  Selain ABK, Qatar Airways juga mengangkut turis-turis yang masih terdampar di Bali.



8. Garuda Indonesia

Garuda Indonesia melayani Repatriation  Flight untuk WNI yang menjadi Tenaga Kerja di Amerika Serikat dan Jepang. Penerbangan GA883 KIX-DPS mengangkut para pekerja asal Bali yang bekerja di Amerika. Penerbangan GA404 juga mengangkut pekerja asal Bali tetapi dengan Transit di Jakarta. Pebenerbangan ini dilayani oleh Airbus A330-300. Sampai sekarang Repatriation Flight oleh Garuda Indonesia masih berjalan.


9. Wamos Air

Wamos Air, maskapai Charter asal Spanyol ini sangat sibuk melayani Repatriation Flight. Wamos air melayani penerbangan dari Madrid, Malaga dan baru hari ini melayani dari Athens (MAD-DPS, AGP-DPS, ATH-DPS). Tanggal 1 April Wamos Air membawa 291 ABK dari kapal Carnival Victory. Pemulangan WNI ini bermula dari Bandara Madrid dan Malaga. Total sudah ada sekitar 10 penerbangan Wamos Air ke Indonesia. Tanggal 9 April 2020 ada sekitar 10 penerbangan menuju Indonesia. Tidak hanya Denpasar, Wamos Air juga melayani penerbangan ke Jakarta. Wamos Air menggunakan Airbus A330-200 dan Boeing 747-400.




10. KLM 

KLM melakukan Repatriation flight pada akhir Maret. KLM menggunakan Boeing 777-200ER dengan rute AMS-DPS yang biasanya transit di Singapore. Rute direct tersebut merupakan extra flight bagi para turis yang ingin pulang ke Eropa. KLM menunda semua penerbangan ke Indonesia sampai Bulan Mei.



11. Smartwings

Maskapai asal Ceko ini melayani penerbangan dari Yerevan, Armenia untuk menjemput turis dari Bali menuju Armenia dan sekitar. Penerbangan dengan nomor penerbangan QS4166 dioperasikan oleh Boeing 737-800 dengan rute EVN-UTP-DPS. 


12. Avion Express 

Avion Express melayani penerbangan untuk menjemput 211 WN Lithuania. Penerbangan ini dilakukan pada tanggal 24 Maret. Rute penerbangan ini adalah UTP-DPS. Proses Boarding penerbangan ini berjalan dengan lancar dan pesawat lepas landas tepat waktu.


13. Air Asia X

Air Asia X melayani penerbangan bagi WNI dari Dubai ke Denpasar. Penerbangan ini mengangkut 334 penumpang. Pesawat tiba di Denpasar pada tanggal 8 April 2020


Dengan Repatriation flight ini semoga para turis dan WNI dapat pulang dengan selamat dan terhindar dari wabah COVID-19. Dan untuk para petugas penerbangan yang bertugas melayani Repatriation Flight, tetap semangat dan jaga kesehatan. Kita bisa lawan virus ini. Tetap jaga kesehatan dan jangan keluar rumah. Terima Kasih.


Reference
https://www.planespotters.net/
https://www.jetphotos.com/
https://www.netairspace.cc/
http://www.balipost.com/
https://www.detik.com/
https://twitter.com/flysrilankan/status/1223519843758067713
https://regional.kompas.com/
https://m.bisnis.com/
indoflyer.net
Flightradar24

Comments

Popular posts from this blog

Jejak Garuda Indonesia di Amerika Serikat.

Maskapai Asal Amerika Serikat yang Pernah Beroperasi di Indonesia.

Lockheed Tristar di Indonesia